REPUBLIKA.CO.ID, DOHA -- Hamas menyampaikan apresiasi atas operasi serangan yang dilakukan warga Palestina di Al Quds dengan menabrak kendaraan zionis. Aksi tersebut menewaskan pemukim yahudi dan melukai beberapa lainnya.
Tokoh Hamas, Husam Badran, dalam keterangan persnya menyatakan,“Kami menyampaikan apresiasi atas operasi perjuangan yang dilakukan warga Palestina di Al-Quds, yang mencerminkan respon alami atas kejahatan yang dilakukan penjajah zionis terhadap warga sipil Palestina.''
“Kami menyerukan kepada segenap warga Palestina di Tepi Barat dan Al Quds, untuk meningkatkan operasi serangan semacam ini,'' kata Husam seperti dikutip Infopalestina. ''Operasi seperti ini tak membutuhkan keputusan maupun ijin pihak manapun.”
Adalah seorang pemuda Palestina, Muhammad Nayef (20), Senin (4/8) menabrak kendaraan zionis menggunakan buldozer yang dikemudikannya di salah satu jalan kota Al-Quds. Aksi menewaskan seorang pemukim zionis yahudi dan melukai 6 orang lainnya, yang juga mengantarkannya sebagai syahid setelah ditembak peluru polisi zionis.
Jubir Hamas, Fauzi Barhum, menyatakan operasi Al-Quds merupakan kerja pejuang pemberani sebagai respon alami atas pembantaian yang dilakukan zionis terhadap warga Palestina di Gaza.
Barhum menyerukan untuk melanjutkan eskalasi perlawanan terhadap penjajah zionis dengan segenap bentuknya di seluruh wilayah Palestina terjajah.