REPUBLIKA.CO.ID, CALIFORNIA -- The Wall Street Journal menyebutkan, mesin pencari Google Amerika Serikat berencana untuk menawarkan akun internet yang dirancang bagi anak-anak di bawah usia 13 tahun. Seperti dilansir dari PressTV (Rabu, 20/8), sistem baru akan memungkinkan anak-anak untuk mengakses layanan Google, melalui akun di mana orang tua yang mengatur dan mengawasi sepenuhnya.
Salah satu akun dapat menjadi versi YouTube yang ramah akan anak. Perusahaan tersebut juga akan memperkenalkan sebuah panel kontrol (dashboard), yang mana orang tua dapat mengawasi kegiatan anak-anak mereka.
Hukum di AS sejauh ini telah membuat perusahaan internet seperti Facebook dan Google, dari menawarkan jasa mereka terhadap anak-anak di bawah usia 13 tahun. Namun, banyak anak-anak mengatur dengan berbohong mengenai usia mereka.
Pada tahun 2011, kepala Facebook Mark Zuckerberg menjadi berita utama, ketika ia mengatakan bahwa anak-anak di bawah usia 13 tahun seharusnya diizinkan di situs tersebut. Jika seorang anak mencoba untuk mendaftar pada Google+, dan mengungkapkan usia mereka sebenarnya selama proses sign up, Google akan menunda akun selama 30 hari.