Rabu, 20 Zulhijjah 1440 / 21 Agustus 2019

Rabu, 20 Zulhijjah 1440 / 21 Agustus 2019

10 Orang Tewas Terinjak Dalam Festival Besar Umat Hindu

Selasa 26 Agu 2014 03:46 WIB

Rep: c64/ Red: Muhammad Hafil

Sejumlah umat Hindu melakukan sembahyang saat Hari Raya Galungan. Antara/Noveradika

Sejumlah umat Hindu melakukan sembahyang saat Hari Raya Galungan. Antara/Noveradika

Foto: Antara/Noveradika

REPUBLIKA.CO.ID, MAYDHYA PRADESH -- Dikabarkan sekitar 10 orang warga India tewas terinjak-injak dalam perayaan festival umat Hindu di Maydhya Pradesh, India tengah, seperti yang dilansir BBC, Senin (25/8). 

Tak hanya itu, sejumlah orang pun terluka dalam peristiwa yang terjadi di kuil Kamtanath Pahad di distrik Satna, Maydhya Pradesh, India, Senin (25/8). 

Pasalnya ribuan umat Hindu berkumpul di dekat kuil Kamtanath Pahad untuk memperingati sebuah festival yang disebut Somvati Amavasya. 

Pejabat setempat mengatakan, tak mengetahui jelas apa yang menyebabkan tragedi itu terjadi saat festival berlangsung. Namun, BBC India melaporkan, peristiwa itu terjadi karena kabel listrik yang menimpa para penziarah di dekat kuil.  Dan, hal tersebut pun memicu kepanikan ribuan peziarah dan menyebabkan aksi saling dorong-mendorong. 

Times Of India mengutip dari pejabat kepolisian setempat bahwa aksi dorong mendorong itu menyebabkan sejumlah orang jatuh dan terinjak-injak oleh peziarah lainnya yang panik. 

Dilaporkan, festival Hindu di India ini dikenal buruk karena sering kali memicu peristiwa berdesa-desakkan. Pasalnya yang hadir bisa mencapai ribuan peziarah. 

Pada Oktober tahun lalu, sekitar 91 orang peziarah tewas akibat terinjak dalam festival Hindu di dekat kuil di wilayah Maydhya Pradesh, India. Diman sebagian besar korban yang tewas adalah anak-anak dan wanita. 

Bahkan, pada 2011 lalu tercatat lebih dari 100 orang peziarah tewas dalam sebuah festival di wilayah bagian selatan Kerala, India. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA