Senin 08 Sep 2014 15:06 WIB

Hamas Tolak Rencana Pengepungan Pasukan Internasional di Gaza

Rep: C64/ Red: Ichsan Emerald Alamsyah
Hamas
Foto: EPA/Mohammed Saber
Hamas

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Israel tampaknya tak kehilangan cara untuk menyiksa rakyat Jalur Gaza. terakhir, berdasarkan dokumen eksklusif yang diperoleh Haaretz, Kementerian Luar Negeri Israel mengusulkan untuk mengerahkan pasukan internasional ke Jalur Gaza.

Mengetahui rencana itu, seorang pejabat senior Hamas Salah al-Bardaweel mengatakan, pihaknya menolak keras penyebaran pasukan internasional di seluruh Jalur Gaza. Ia mengatakan setiap proposal yang tak memenuhi aspirasi rakyat Palestina akan ditolak. Khususnya yang tak memberikan rakyat Palestina kebebasan dari pendudukan dan pendirian negara.

Sebelumnya, Dilansir dari Haaretz, usulan tersebut disampaikan dalam dokumen rapat kabinet keamanan pada 21 Agustus lalu. Tujuannya untuk memastikan kelompok perlawanan Hamas tidak kembali mempersenjatai diri.

Dikarenakan, bantuan dana segera memasuki Jalur Gaza. Dokumen rahasia dua halaman itu kemungkinan berperan penting saat utusan Hamas dan Israel melanjutkan negosiasi gencatan senjata.

Xinhua melaporkan, dokumen tersebut ditulis oleh staf di Kementerian Luar Negeri Israel, bagian yang bekerjasama dengan diplomat Eropa. Isi dokumen tersebut menunjukan empat penyebaran pasukan, pasukan Uni Eropa, pasukan barat, pasukan PPB atau NATO.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement