Jumat 19 Sep 2014 08:30 WIB

Menlu Inggris Yakin Skotlandia Tetap Gabung

  Petugas melakukan persiapan di lokasi pusat penghitungan suara referendum kemerdekaan Skotlandia di Royal Highland Centre, Edinburgh, Skotlandia, Rabu (17/9).   (AP/Matt Dunham)
Petugas melakukan persiapan di lokasi pusat penghitungan suara referendum kemerdekaan Skotlandia di Royal Highland Centre, Edinburgh, Skotlandia, Rabu (17/9). (AP/Matt Dunham)

REPUBLIKA.CO.ID, COPENHAGEN -- Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond, yang sedang berkunjung, mengatakan di Copenhagen pada Kamis (18/9) rakyat Skotlandia akan memberi suara bagi penyatuan dengan Inggris.

"Harapan saya ialah rakyat Skotlandia akan memberi suara bagi penyatuan, penggabungan yang sangat berhasil yang telah mengantar semua rakyat Inggris selama bertahun-tahun," kata Hammond dalam satu taklimat setelah pembicaraan timpalannya dari Denmark Martin Lidegaard, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau di Jakarta, Jumat (19/9) pagi.

Rakyat Skotlandia pada Kamis pagi memulai referendum kemerdekaan untuk memberi suara mengenai masalah "Apakah Skotlandia mesti menjadi negara merdeka?"

"Saya yakin bahwa ketika rakyat berfikir secara seksama mengenai banyak manfaat yang ditawarkan Inggris buat rakyat di Skotlandia dan banyak resiko yang akan mereka hadapi dalam pemisahan diri dari Inggris, mereka akan memutuskan untuk tetap berada di dalam penggabungan," kata Hammond.

Ia juga mengatakan rakyat Skotlandia akan menikmati kekuasaan lebih besar jika mereka tetap bersatu dengan Inggris, sebab akan ada "pendelegasian besar wewenang" kepada Pemerintah Skotlandia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement