Kamis 25 Sep 2014 09:22 WIB

Pengungsi Suriah Selamatkan Diri ke Turki

Pengungsi Suriah di kamp pengungsi yang terletak di Provinsi Idlib, utara Suriah.
Foto: AP Photo/Hussein Malla
Pengungsi Suriah di kamp pengungsi yang terletak di Provinsi Idlib, utara Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Lebih dari 150.000 pengungsi Suriah telah membanjiri Provinsi Sanliurfa dan Gaziantep di Turki Tenggara sejak Jumat (19/9) untuk menyelamatkan diri dari kekerasan oleh anggota Negara Islam (IS), kata stasiun TV swasta, NTV, Rabu (24/9).

Sedikitnya 105 desa di sekitar Kobane di Suriah Utara telah dikuasai oleh pasukan IS sejak pertengahan September, termasuk 85 desa pada akhir pekan lalu, kata Melissa Fleming, Wanita Juru Bicara Komisaris Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR), pada satu taklimat di Jenewa pada Selasa (23/9).

"Kami bersiap menerima seluruh warga yang melarikan diri ke dalam wilayah Turki. Penduduk Kobane berjumlah 400.000," kata Fleming, sebagaimana dikutip Xinhua, Kamis pagi. Ia meminta dukungan buat Pemerintah Turki dan pemerintah lain di negara tetangga yang menampung lebih dari tiga juta pengungsi Suriah.

UNHCR mengatakan di dalam satu pernyataan pada Ahad (21/9) bahwa organisasi tersebut telah meningkatkan reaksinya guna membantu Turki menyediakan bantuan buat pengungsi Suriah yang telah menyeberangi perbatasan ke dalam Wilayah Turki sejak Jumat.

Turki membuat perbatasannya guna menangani arus warga sipil Suriah dari Kota Kecil Ain Al-Arab di perbatasan Suriah pada Jumat. Pemerintah Turki pernah menolak orang Suriah yang menyelamatkan diri dari bentrokan antara anggota IS dan petempur Kurdi untuk memasuki wilayahnya, karena khawatir tak mampu menampung lebih banyak pengungsi dari konflik Suriah.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement