Ahad 12 Oct 2014 12:30 WIB

Serangan ISIS Tewaskan 45 Orang

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Erdy Nasrul
Pemerintah Irak mengajukan permohonan agar Australia membantu mereka menumpas militan ISIS.
Foto: abc news
Pemerintah Irak mengajukan permohonan agar Australia membantu mereka menumpas militan ISIS.

REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD -- Setidaknya 45 orang tewas dalam pemboman di Baghdad dan pinggiran pedesaan pada Sabtu (11/10). Pejuang militan Negara Islam (IS) telah mengambil alih sebagian besar Irak tahun ini.

Mereka secara teratur menargetkan kabupaten Syiah di Baghdad dan menembus sekitar lahan pertanian tempat pasukan keamanan Irak dan milisi Syiah. Pemerintah dan milisi Syiah terus mencoba memukul mundur.

Mereka mempertahankan yang tersisa sejak empat bulan lalu, ketika militan menyita kota besar di Irak utara. Di Baghdad barat, polisi dan pejabat medis mengatakan 34 orang dilaporkan tewas dalam insiden ledakan tiga bom mobil di lingkungan Syiah, Sabtu malam.

Selain itu, seorang pembom bunuh diri meledakkan kendaraannya di sebuah bundaran lalu lintas di Kadhimiya, menewaskan 11 orang, tiga dari mereka polisi. 27 orang lainnya terluka.

Setelah merebut kota barat Fallujah dan sebagian besar dari kota kembarnya Ramadi pada awal tahun, pejuang  ISIS menyapu Irak utara pada bulan Juni. Di lahan pertanian utara Baghdad, seorang pembom bunuh diri meledakkan sabuk berbahan peledak di pasar, menewaskan 11 orang dan melukai 21 lainnya.

Serangan itu terjadi sekitar 28 km (17 mil) utara ibukota, antara kota Tarmiyah dan Mishahda. Daerah ini telah lama menjadi sarang kegiatan militan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement