Senin 13 Oct 2014 10:13 WIB

Wisata Muslim Bisa Hilangkan Islamofobia di Australia

Muslimah Australia
Foto: annashuhakalimukti.org
Muslimah Australia

REPUBLIKA.CO.ID,MELBOURNE—Munculnya kampanye Women in Solidarity with Hijabs (WISH) di Facebook dirasakan belum cukup menghapus Islamofobia di Australia. Perlu dukungan media massa untuk terus-menerus memberitakan hal yang sebenarnya.

“Salah satu cara terbaik adalah saling berbagi pikiran tentang apa yang kaum Muslim di Australia rasakan di saat hidup berdampingan dengan orang-orang yang dalam pikirannya berprasangka buruk agar mereka juga merasakan sakit yang para Muslimah itu alami,” jelas seorang wartawan freelance di Melbourne, Aicha Marhfour pada ABC, Senin (13/10).

Kampanye WISH di Facebook dinilainya kurang efektif. Ia mempunyai usulan agar ada semacam tawaran paket pariwisata budaya Islam. Para peminatnya diperkenalkan beragam cara hidup Muslim di Australia. Mulai dari sholat hingga berfoto bersama mengenakan jilbab.

“Rasanya menyenangkan bisa berfoto bersama dengan penutup kepala yang sama seharian bersama rekan-rekan Muslim kalian,” tegas Mashfour.

Ia pun mendesak media massa juga lebih fokus pada isu serangan yang dialami kalangan Muslimah di Australia yang muncul paska penetapan aturan baru PM Tony Abbot.

Berita Lainnya

Rekomendasi