Kamis 16 Oct 2014 14:01 WIB

Demi Kuasai Harta, Remaja AS Bantai Keluarganya

Alan Hruby menembak keluarganya di Oklahoma.
Foto: kfor.com
Alan Hruby menembak keluarganya di Oklahoma.

REPUBLIKA.CO.ID, OKLAHAMA CITY -- Gara-gara sengketa uang dan ingin menguasai harta keluarga, seorang remaja di Amerika Serikat tega membunuh kedua orangtua dan saudarinya yang berusia 17 tahun di rumah mereka di bagian selatan Oklahoma, Amerika Serikat.

Seperti dilansir Reuters, pelaku bernama Alan Hruby (19) mengakui hal itu kepada pihak berwajib setempat.  Hruby meyakini bahwa ia akan memperoleh keuntungan menguasai seluruh harta keluarga bila menjadi satu-satunya anggota keluarga yang masih hidup.

Jaksa wilayah Duncan, Oklahoma Jason Hicks, yang menangani perkara mengatakan pelaku dituntut melakukan tiga pembunuhan tingkat pertama. Ia mengatakan akan mempertimbangkan hukuman mati bagi Hruby.

Hruby dituduh melakukan penembakan mematikan terhadap ayahnya, John Hruby (50), ibunya, Tinker Hruby(48), dan adiknya, Katherine (17), di rumah mereka --yang berada di Duncan, Oklahoma, sekitar 70 mil sebelah selatan Oklahoma City, kata Hicks.

Pihak berwenang mengatakan bahwa Hruby mengakui ia melakukan pembunuhan keluarganya tersebut karena ayahnya, seorang penerbit mingguan Marlow Review di kota kecil di dekat Duncan, menghentikan uang sakunya dengan alasan ia tidak bisa mengendalikan pemakaian uang belanja.

Hicks mengatakan ayahnya melaporkan Hruby ke kepolisian setempat pada awal 2014, setelah anak muda itu berbelanja sebanyak 5.000 dolar AS memakai kartu kredit neneknya ketika bepergian ke Eropa.

Hruby dituduh menembak mati ibu dan adiknya pada Kamis (9/10) lalu dengan senjata api yang diambil dari truk ayahnya, kemudian juga menembak ayahnya ketika pria itu pulang satu jam berselang, demikian catatan pengadilan. Jenazah ketiga korban keluarga Hruby ditemukan oleh pengurus rumah pada Senin lalu.

 

Ikuti informasi terkini seputar sepak bola klik di sini

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement