Rabu 29 Oct 2014 23:32 WIB

Somalia Terancam Kelaparan, PBB Serukan Dunia untuk Membantu

Red: M Akbar
Sekjen PBB Ban Ki Moon
Foto: AP
Sekjen PBB Ban Ki Moon

REPUBLIKA.CO.ID, MOGADISHU -- Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Ban Ki-moon, mengingatkan Somalia bisa saja kembali ke dalam situasi kelaparan. Untuk itu ia menyerukan kepada semua pihak untuk saling bahu membahu untuk mengirimkan bantuannya kepada negara di benua Afrika tersebut.

Ia mengatakan hal itu ketika mengunjungi negara yang sudah tiga tahun dilanda peperangan, dan kelaparan telah merenggut 250.000 jiwa warganya.

"Lebih dari tiga juta orang Somalia memerlukan bantuan kemanusiaan dan celakanya jumlah mereka terus bertambah," kata Ban kepada wartawan di Mogadishu, ibukota negara tersebut.

"Saya mendesak negara penyumbang untuk memberi bantuan dalam mengatasi kelaparan di Somalia."

PBB mengatakan, hanya sepertiga dari jumah dana tunai yang diperlukan yang sudah diterima yaitu 318 juta dolar dari 933 juta dolar yang diminta kepada para penyumbang.

Ban bersama kepala Bank Dunia Jim Yong Kim bertemu dengan Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud di dalam bandar udara yang dijaga ketat oleh pasukan pengawal dari 22.000 pasukan Uni Afrika yang mendapat dukungan dari PBB.

Namun Ban, yang mengenakan setelan jas, bukan jaket antipeluru, dalam kunjunganya yang terakhir ke Mogadishu ketika kelaparan melanda negeri itu pada 2011, mengatakan bahwa Somalia "mengalami kemajuan menakjubkan" dibanding kunjungannya yang terakhir itu.

"Perlahan namun pasti, Somalia bangkit dari mimpi buruk berkepanjangan," tutur Ban tetapi menambahkan bahwa ia sangat "cemas" akan krisis kemanusiaan dan keterbatasan pendanaan.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement