REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Jet tempur Iran membom kelompok ISIS di Irak Timur beberapa hari terakhir. Dilansir dari AFP, dalam serangan ini pihak Iran tidak ada berkordinasi dengan pasukan Amerika Serikat di Pentagon.
Juru Bicara Pentagon, Laksamana John Kirby, mengatakan pihaknya mengidentifikasi serangan di Irak Timur beberapa hari terakhir dilakukan dengan Phantom F-4 milik Iran.
Jet tempur F-4 terlihat dari rekaman Al JAzeera menyerang sasarannya di provinsi Diyala. Kirby mengatakan pihaknya menyerahkan izin sepenuhnya pada Irak untuk mengawasi dan mengkoordinasikan penerbangan militer negara lain.
Ini merupakan kali pertama Iran melakukan serangan udara untuk menyerang ISIS. Meski Iran sudah sejak lama bekerja sama dengan Pemerintah Irak untuk memerangi ISIS.