Jumat 23 Jan 2015 05:53 WIB

Rusia Tuduh Ukraina di Balik Serangan Bus

Ukraina
Ukraina

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Rusia menuduh Ukraina adalah dalang di balik penembakan bus di bagian timur Ukraina, Kamis, dan mengatakan bahwa serangan tersebut dilakukan untuk menggagalkan upaya perdamaian.

"Kami terkejut atas kejahatan baru di Donetsk pada (22/1). Lusinan penduduk sipil tewas dan teluka karena penembakan bus oleh tentara Ukraina," kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

Dia melanjutkan bahwa serangan tersebut adalah provokasi kejam yang berupaya merusak upaya perdamaian. Dia mengingatkan bahwa peristiwa ini terjadi sesaat setelah tercapai "kemajuan sementara" dalam pertemuan di Berlin, Rabu.

"Penembakan ini membuktikan bahwa korban yang berjatuhan tidak akan pernah menghentikan perang di Kiev dan pendukung luar negerinya," ujar Lavrov. Dia juga meminta invetigasi segera atas insiden ini.

13 warga sipil tewas dalam peristiwa penembakan di daerah pendukung Rusia di Donetsk.

Pejabat di Kiev menyalahkan Rusia atas peristiwa ini. Perdana Menteri Ukraina Arseny Yatsenyuk mengatakan Rusia yang melakukan serangan ini.

Komite Investigasi Rusia, yang berada langsung di bawah Presiden Vladimir Putin, mengatakan sudah membuka penyelidikan kriminal atas kejadian ini.

Komite juga mengatakan dari bukti sementara menunjukkan bahwa tentara Ukraina dan garda nasional adalah pihak yang harus bertanggung jawab, namun masih perlu waktu untuk mendapatkan kesimpulan akhir.

Komite juga mengatakan bahwa sedikitnya delapan penduduk sipil tewas dan 12 terluka dan mengkritik Yatsenyuk yang bersembunyi dibalik tuduhan atas Rusia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement