Senin 26 Jan 2015 19:49 WIB

Warga Jerman Tolak Kampanye Anti-Islam PEGIDA

Rep: c84/ Red: Agung Sasongko
Gerakan protes pada kelompok Pegida
Foto: bbc
Gerakan protes pada kelompok Pegida

REPUBLIKA.CO.ID, DRESDEN -- Kelompok yang menamakan dirinya Patriotik Eropa Terhadap Islamisasi Barat, atau PEGIDA kembali turun ke jalan untuk melayangkan protes anti Islam di Dresden, Jerman, pada Senin (26/1). Kampanye tersebut merupakan yang pertamakalinya dilakukan kelompok tersebut sejak membatalkan demonstrasi sebelumnya atas ancaman teror.

Sebelumnya, pihak berwenang di Dresden, Senin (19/1) lalu, menyatakan akan melarang setiap kegiatan protes dengan aasan keamanan. Ancaman juga menyerang salah satu pendiri gerakan PEGIDA yaitu Lutz Bachmann.

Dia telah resmi mengundurkan diri setelah media Jerman menerbitkan komentar di akun Facebooknya yang menyebut para pengungsi adalah 'Kotor' dan berpose sebagai Adolf Hitler, seperti dikutip Arab News, Senin (26/1).

Pada Sabtu (24/1) malam, sekitar seribu orang dari PEGIDA bentrok dengan 600 orang yang kontra gerakan tersebut di Erfurt. Islamofobia di Jerman memang terus meningkat dengan masuknya oknum-oknum ke dalam tubuh sejumlah supporter sepakbola beraliran garis keras seperti Ultras dan Hooligan di klub-klub Jerman.

Meski sejatinya sepakbola dan politik adalah dua hal yang berseberangan namun geliat Islamofobia terus menjalar hingga ke tribun-tribun sepakbola di Jerman.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement