REPUBLIKA.CO.ID, KIEV -- Militer Ukraina mengatakan 19 tentaranya tewas dan 78 orang lainnya terluka karena serangan kelompok separatis di kota Debaltseve.
Bentrokan yang masih terjadi di Ukraina timur memperparah atmosfir upaya pembicaraan damai.
"Akibat serangan roket dan bentrokan militer Ukraina kehilangan 19 tentara, di antaranya 17 anggota pasukan bersenjata dan dua tentara kementerian dalam negeri," kata juru bicara militer Vladyslav Seleznyov, Rabu (11/2),
Serangan roket juga menghantam terminal bus di Donetsk dan menewaskan sedikitnya dua orang. Pejabat kota Donetsk mengeluarkan pernyataan sedikitnya tiga orang tewas dalam pertempuran sepanjang malam.
Pemerintah mengatakan serangan diluncurkan dari wilayah yang dikuasai separatis. Namun, separatis menyangkal tuduhan itu.