REPUBLIKA.CO.ID, KIEV -- Militer Ukraina mulai menarik persenjataan berat dari garis depan di Ukraina timur. Penarikan tersebut merupakan bagian dari gencatan senjata.
Kementerian pertahanan Ukraina, dikutip dari BBC, Kamis (26/2), mengatakan penarikan senjata kaliber 100 mm merupakan langkah pertama dan akan diawasi pengamat asing. Kelompok separatis proRusia sebelumnya mengatakan telah mulai menarik senjata mereka. Namun, pernyataan mereka belum diverifikasi pengawas.
Gencatan senjata mulai berlaku 15 Februari, namun kelompok oposisi menguasai kota kunci Debaltseve beberapa hari kemudian.
Pertempuran mulai terjadi di timur Donetsk dan Luhansk April lalu, satu bulan setelah Rusia menganeksasi Semenanjung Krimea. Hampir 5.800 orang tewas sejak saat itu. PBB meyakini jumlah korban tewas jauh lebih banyak.