Ahad 08 Mar 2015 16:42 WIB

Internasional Belum Menyerah Cari MH370

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Dwi Murdaningsih
MH370
Foto: Google
MH370

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hari ini, 8 Maret 2015, ulang tahun pertama raibnya pesawat Malaysia Airlines MH370 diperingati keluarga seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 239 orang, termasuk kru, Ahad (8/3).

Saat ini, pencarian telah meliputi 44 persen dari area target seluas 60 ribu km persegi di bagian barat benua Australia. Kapal laut dengan perangkat sonar dikerahkan mencari puing pesawat di lokasi yang disebut para analis sebagai peristirahatan terakhir MH370.

Perdana Menteri Australia, Tony Abbot mengatakan pencarian akan bergeser ke area berbeda jika operasi di area saat ini tidak berhasil. "Kami berhutang para keluarga korban dan pada publik untuk menyelesaikan misteri ini," kata Abbott Ahad (8/3).

Seiring peringatan, pemerintah Malaysia mengeluarkan laporan investigasi sementara untuk keperluan pengaturan penerbangan sipil internasional pada Ahad malam.

Menteri Luar Negeri Cina, Wang Yi mengatakan pemerintah akan selalu menyediakan semua keperluan sanak saudara. Serta, memastikan hak, legitimasi dan kepentingan mereka terpenuhi.

Menurutnya, meski satu tahun telah berlalu dan pesawat belum ditetapkan lokasinya, pencarian akan terus berlanjut. "Hari ini pasti hari yang sulit untuk sanak keluarga, kami selalu bersama Anda," kata Wang Yi dalam konferensi pers di Beijing.

Januari lalu, pemerintah Malaysia secara resmi menyatakan MH370 hilang karena kecelakaan dan tak ada satu pun dari 239 penumpang serta kru yang selamat. Pernyataan tersebut membuka jalan untuk klaim asuransi dan kompensasi.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement