Kamis 19 Mar 2015 19:21 WIB

Hollande Minta Warisan Suriah dan Irak Dilindungi dari ISIS

Presiden Prancis, Francois Hollande
Foto: REUTERS
Presiden Prancis, Francois Hollande

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Presiden Prancis Francois Hollande meminta warisan budaya Suriah dan Irak yang terancam dihancurkan kelompok ISIS dilestarikan.

Secara simbolis Hollande berpidato di museum Louvre, Rabu (18/3). Museum tersebut memamerkan artefak utama istana Assyrian Khorsabad di Irak utara. Situs kuno tersebut diserang ISIS awal bulan ini.

Ektremis juga menghancurkan Nimrud berusia 3.000 tahun dan membuldoser Hatra berusia 2.000 tahun. UNESCO menyebut tindakan itu pembersiahn budaya.

Hollande mengatakan ahli dari Louvre akan segera pergi ke Baghdad untuk mengevaluasi sumber yang diperlukan untuk melestarikan benda-benda bersejarah.

"Kita harus melakukan apapun yang kita bisa utnuk melestarikan harta Suriah dan Irak," ujar Hollande yang berdiri di kelilingi benda antik Louvre, Rabu.

UNESCO telah mengklasifikasikan enam situs Suriah dan dua situs Irak dalam daftar warisan budaya terancam punah. Kota kuno Aleppo dan Damaskus termasuk di antaranya.

sumber : AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement