Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Usai Terlihat Tertawa Cekikikan, Bayi 4 Bulan Ini Meninggal

Senin 06 Apr 2015 04:12 WIB

Rep: c26/ Red: Indah Wulandari

Evan Summerfield

Evan Summerfield

REPUBLIKA.CO.ID, DERRIFORD -- Sebuah keluarga di Inggris harus menerima kenyataan pahit setelah anaknya yang masih berusia empat bulan meninggal setelah terlihat tertawa keras pertama kalinya.

Dilansir dari Mirror, Senin (6/4), bayi bernama Evan Summerfield itu didiagnosa terkena meningitis beberapa jam setelah ia terlihat tertawa cekikikan. Selang 12 jam kemudian, bayi mungil itu dipastikan meninggal dunia.

Sang nenek Sarah Summerfield (38 tahun) menyebutkan, Evan yang dirawat olehnya mengalami demam dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Namun, menurut dokter, gejalanya belum terlalu parah sehingga dokter hanya memberikan obat Calpol dan Nurofen. Evan diperbolehkan pulang dan jika kondisi kembali tidak baik disarankan langsung dibawa ke rumah sakit.

Esok harinya, kulit Evan berubah memudar dari kepala hingga bagian perutnya. Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Derriford, Plymouth, Inggris, dan diketahui terkena meningitis.

"Saya pikir itu adalah cacar air," kata Sarah.

Tim dokter dan perawat berjuang menyelamatkan Evan. Namun, ia meninggal beberapa jam kemudian. Sarah mengatakan penyakit tersebut sangat mengerikan. Dia dinyatakan meninggal pada 25 Maret lalu pukul 10.15 waktu setempat.

"Dia tertawa dan tersenyum, tapi dalam sekejap ia pergi dengan cara begitu kejam,” ujarnya.

Ibu Evan, Shannon E Summerfield ( 17 tahun) dan ayahnya, Kris Adams (19 tahun) juga terlihat terpukul atas kematian putranya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA