Sabtu 18 Apr 2015 13:54 WIB

Sepanjang Jumat, Saudi Lakukan 100 Serangan Udara ke Houthi

Rep: C05/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Konflik Yaman
Foto: Youtube
Konflik Yaman

REPUBLIKA.CO.ID, YAMAN -- Arab Saudi meluncurkan lebih dari 100 kali serangan udara mendadak  selama 24 jam terakhir, Jumat (17/4). Serangan ini mentargetkan pemberontak Houthi di Yaman.

Juru  bicara militer Saudi, Brigjen Ahmed Asiri mengatakan operasi udara dilaksanakan untuk melumpuhkan gerakan Houthi dan pendukung mereka. " Saat ini Houthi sedang melakukan operasi sabotase pada  warga dan lembaga-lembaga publik." Ujarnya, Jumat (17/4).

Dia menambahkan operasi keamanan juga sedang berlangsung di kota Saada. ini untuk menjamin keamanan perbatasan selatan Arab Saudi."Ada gerakan milisi Houthi di perbatasan selatan. Serangan udara mentargetkan markas dan amunisi Houthi untuk mencegah tindakan apapun yang bisa mengancam perbatasan selatan," katanya.

Serangan udara Arab Saudi yang dipimpin juga melanda sebuah pos pemeriksaan berafiliasi dengan Houthi di kota pesisir Zinjibar di selatan-tengah Yaman. "Ada koordinasi dengan Komite Rakyat Yaman kemarin di Zanzibar untuk melaksanakan operasi terhadap kelompok Houthi dan pendukung mereka. Karena hasil operasi ini, Komite Rakyat dan elemen suku yang mendukung legitimasi membuat sukses besar di tanah, "tambah Asiri.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement