Kamis 23 Apr 2015 08:31 WIB

UE akan Gelar Pertemuan Darurat Soal Imigran

Ratusan imigran sub-Sahara Afrika diselamatkan oleh Petugas Penyelamatan Maritim di Selat Gibraltar saat mencoba memasuki pantai Spanyol dengan menggunakan perahu kecil pada Senin (11/8).
Foto: EPA/A. Carrasco Ragel
Ratusan imigran sub-Sahara Afrika diselamatkan oleh Petugas Penyelamatan Maritim di Selat Gibraltar saat mencoba memasuki pantai Spanyol dengan menggunakan perahu kecil pada Senin (11/8).

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSELS -- Para pemimpin Uni Eropa (UE) akan menggelar pertemuan darurat mengenai imigran yang menempuh perjalanan berbahaya menyeberangi Mediterania.

Dilansir dari BBC, Kamis (23/4), rancangan proposal yang akan diajukan meliputi dorongan terhadap militer untuk menghancurkan kapal yang digunakan penyelundup manusia.

Pernyataan yang disiapkan untuk pertemuan tersebut mengatakan para pemimpin UE berkomitmen menempuh upaya sistematis mengidentifikasi, menangkap dan menghancurkan kapal sebelum digunakan para penyelundup manusia.

Kepala kebijakan luar negeri UE Federica Mogherini diundang untuk secepatnya memulai persiapan keamanan yang memungkinkan dan operasi kebijakan pertahanan sesuai hukum internasional. Rencana lain adalah mendukung upaya PBB membentuk pemerintahan yang stabil di Libya.

Perdana Menteri Italia Matteo Renzi meminta dilakukannya tindakan langsung terhadap penyelundup manusia. Dia menggambarkan para penyelundup manusia sebagai pedagang budak abad 21.

Italia mengatakan 90 persen kapal imigran dari Libya berakhir di perairannya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement