Sabtu 25 Apr 2015 10:14 WIB

PBB Prihatin dengan Serangan Misi PBB di Mali

Misi PBB di Mali
Foto: AP
Misi PBB di Mali

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Jumat (24/4) mengatakan ia sangat prihatin dengan serangan baru-baru ini terhadap misi PBB di Mali.

"Serangan terhadap warga sipil dan prajurit pemelihara perdamaian PBB merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Rangkaian serangan ini menyoroti betapa mendesaknya menemukan penyelesaian politik dan menegakkan kembali keamanan di Mali Utara," katanya dalam pernyataan.

Menurut Juru Bicara PBB Stephane Dujarric, tujuh prajurit pemelihara perdamaian PBB cedera ketika satu kendaraan Misi Stabilisasi Terpadu Multi-Dimensi PBB di Mali (MINUSMA) melindas peledak di Kidal, Mali pada 23 April.

Sejak pekan lalu, serangan telah menewaskan lima warga sipil dan melukai 13 warga sipil serta 16 prajurit pemelihara perdamaian PBB.

MINUSMA dibentuk oleh Dewan Keamanan PBB pada 2013 dengan mandat mendukung proses politik di Mali dan melaksanakan sejumlah tugas yang berkaitan dengan keamanan.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement