Jumat 08 May 2015 04:03 WIB

Pendiri Anti-Islam Jerman Ditangkap dan Diadili sebagai Teroris

Red: Ilham
Demo anti Islam di Jerman
Foto: dw.de
Demo anti Islam di Jerman

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Kepolisian Jerman telah menangkap empat orang yang diduga merencanakan penyerangan terhadap umat Islam dan para imigran pencari suaka. Para tersangka ditangkap dalam razia teror terhadap muslim di lima wilayah bagian Jerman yang melibatkan sekitar 250 intelijen.

Dilansir laman Spiegel Online, mereka terdiri dari tiga orang pria dan seorang wanita. Jaksa menuduh mereka sebagai pendiri kelompok sayap kanan dan pembuat bahan peledak. Mereka juga dituduh berencana menyerang masjid dan tempat penginapan para pencari suaka.

"Ketika razia, (ditemukan) kembang api dengan daya ledak besar dan beberapa potong bahan peledak sebagai barang bukti telah disita," kata kantor kantor Kejaksaan Federal Jerman.

Keempat tersangka adalah Andreas H, Markus W, Denise Vanessa G, dan Olaf O (wanita). Mereka merupakan bagian dari pendiri sekaligus memimpin organisasi Old School Society (OSS), sebuah organisasi anti Islam di Jerman.

Jaksa mengatakan, para tersangka dibawa ke hadapan hakim Pengadilan Federal pada hari Kamis (8/5). Mereka didakwa dengan tuduhan melakukan tindakan terorisme dan kepemilikan bahan peledak.

sumber : BBC News
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement