REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Persatuan Sepak bola Palestina tidak akan mundur untuk meminta FIFA menunda keikutsertaan Israel di sana.
Pernyataan ini disampaikan Ketua Persatuan Sepak bola Palestina Jibril Rajoub usai bertemu Presiden FIFA Sepp Blatter.
''Kami akan terus mengajukan agenda ini di Kongres FIFA yang akan datang dengan membuka diskusi terbuka dan beretika dengan 208 anggota FIFA,'' ungkap Rajoub seperti dikutip AFP, Rabu (20/5).
Rajoub sendiri mengaku terbuka dengan ide pertandingan perdamaian Israel-Palestina. Namun, kondisi saat ini belum memungkinkan itu terwujud.
''Kemarin sempat ide kreatif yang saya suka,'' kata Blatter di kesempatan yang sama.
Namun, diakui Blatter, butuh upaya untuk mewujudkan pertandingan semacam itu untuk menyiapkan lingkungan yang cocok.
Blatter sendiri mengungkapkan pertandingan itu harus berakhir di lapangan saja. Ia meminta kedua pihak tidak putus harapan atas kemungkinan yang ada.