Kamis 04 Jun 2015 17:00 WIB

Tim Penyelamat Temukan Lusinan Mayat dari Sungai Yangtze

Rep: Gita Amanda/ Red: Angga Indrawan
Kapal Bintang Timur yang terbalik di Sungai Yangtze, Senin (1/6).
Foto: AP
Kapal Bintang Timur yang terbalik di Sungai Yangtze, Senin (1/6).

REPUBLIKA.CO.ID, JIANLI -- Tim penyelamat Cina menyatakan telah mengangkat lusinan mayat dari kapal pesiar terbaik di Sungai Yangtze, Cina. Informasi ini diberikan untuk memenuhi janji pemerintah Cina terkait transparansi proses evakuasi mayat korban.

BBC News melaporkan pada Kamis (4/6), petugas penyelamat telah memotong lambung kapal. Namun tim penyelam mengalami hambatan dalam menyelamatkan di area tersebut.

Pemerintah Cina mengatakan, tim penyelamat akan mengambil semua upaya yang memungkinkan untuk menyelamatkan korban terluka. Mereka juga menjanjikan penyelidikan serius terkait kasus ini.

Sebelumnya keluarga korban sempat marah dan menggelar aksi protes di dekat lokasi. Mereka meminta pemerintah transparan terkait dengan kasus ini.

"Kami tak akan pernah menutupi kesalahan dan kami akan benar-benar tak menutupi apa pun soal ini," kata juru bicara Kementerian Transportasi Xu Chengguang.

Ratusan orang diperkirakan telah meninggal, dengan hanya 14 dari 456 orang penumpang diketahui telah selamat. Namun menurut laporan resmi pada Kamis, jumlah korban tewas telah mencapai 65 orang. 

Sejumlah besar peti mati dengan pendingin juga tampak sedang dikirimkan ke rumah duka lokal di Jianli, Provinsi Hubei. Sebagian besar korban diyakini berusia lanjut.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement