Sabtu 11 Jul 2015 07:17 WIB

Serangan Kelompok Al-Shabaab Tewaskan 10 Orang di Mogadishu

Rep: Melisa Riska Putri/ Red: Bayu Hermawan
Gerilyawan Ash-Shabaab, yang menguasai Somalia.
Foto: Reuters
Gerilyawan Ash-Shabaab, yang menguasai Somalia.

REPUBLIKA.CO.ID, MOGADISHU -- Sedikitnya 10 tewas dalam serangan kelompok bersenjata di dua hotel yang berada di Ibukota Somalia, Mogadishu. Dua hotel yang menjadi target penyerangan adalah Hotel Siyad yang berada di seberang Istana Presiden serta Hotel Weheliye di Jalan Mekah Almukkaramah.

Kapten Mohamed Husein mengatakan, serangan terjadi saat masyarakat tengah berbuka puasa. Pasukan khusus Somalia segera menangani serangan tersebut. Baku tembak dengan kelompok bersenjata pun tak terelakkan. Korban tewas merupakan penghuni hotel dan orang-orang bersenjata.

Serangan dimulai dengan pemboman mobil bunuh diri sebelum kelompok bersenjata masuk ke dalam hotel. Kelompok ekstrismis Somalia, Al-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Kelompok militan tersebut telah bersumpah untuk meningkatkan serangan selama bulan suci Ramadhan.

Pasukan keamanan dan penjaga hotel berhasil mengakhiri serangan di Hotel Weheliye dengan segera. Namun butuh waktu lebih dari satu jam ntuk menangani serangan di Hotel Siyad.

Puing-puing kendaraan yang terbakar berserakan di jalan. Sedangkan Hotel Siyad dipenuhi lubang bekas peluru Militan Al-Shabaab telah didorong keluar dari banyak wilayah yang kekuasaannya di Tanduk Afrika termasuk Mogadishu.

Tapi, mereka tetap menjadi ancaman mematikan dengan melakukan serangan gerilya terhadap pemerintah dan sipil. Kelompok ini sering menargetkan tempat-tempat umum yang diyakini sering dikunjungi orang asing dan digunakan oleh pasukan Uni Afrika.

Pada Jumat (10/7), tersangka militan juga melancarkan serangan mortir di sebuah pangkalan militer pasukan Uni Afrika di Mogadishu. Tidak ada korban dalam serangan tersebut.

sumber : AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement