Selasa, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 Januari 2020

Selasa, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 Januari 2020

Usai Kesepakatan, Iran Harus Batasi Aktivitas Nuklirnya

Rabu 15 Jul 2015 01:30 WIB

Rep: C30/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Enam negara kekuatan dunia bertemu bahas nuklir Iran.

Enam negara kekuatan dunia bertemu bahas nuklir Iran.

Foto: nytimes

REPUBLIKA.CO.ID, IRAN -- Kekuatan dunia telah mencapai kesepakatan dengan Iran. Kesepakatan tersebut berisi, Iran membatasi aktivitas nuklir dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi Internasional.

"Dengan kesepakatan tersebut, setiap jalur untuk akses senjata nuklir terputus," ujar Presiden Amerika Serikat Barack Obama, dilansir dari BBC Rabu (15/7).

Di sisi lain, Presiden Iran Hassan Rouhani Iran mengatakan, apa yang dilakukan atas kesepakatan tersebut adalah untuk membuka babak baru. Babak baru tersebut dimaksudkan untuk menjalin hubungan Iran dengan dunia luar.

Negosiasi antara Iran dengan enam negara kekuatan dunia telah dimulai sejak 2006. Lima negara itu di antaranya, AS, Inggris, Perancis, China, Rusia, dan Jerman atau yang disebut P5+1.

Menurut P5+1, aktivitas Iran pada pengembangan nuklirnya ini sangat sensitif. Maka P5+1 terus berusaha untuk memastikan bahwa Iran tidak dapat membangun senjata nuklirnya.

Sebelumnya, Iran selalu bersikeras bahwa program nuklirnya adalah untuk perdamaian.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA