Selasa 04 Aug 2015 06:44 WIB

Hadiah Kiswah untuk PBB

Rep: c27/ Red: Ani Nursalikah
Kiswah Ka\'bah
Kiswah Ka\'bah

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Pemerintah Arab Saudi memberikan hadiah istimewa pada Perserikatan Bangsa-Bangsa. PBB mendapatkan sepotong kiswah atau tirai dari Ka'bah Masjidil Haram di Makkah.

"Saya senang bergabung bersama anda untuk kembali mendapatkan hadiah megah ini untuk PBB dari Kerajaan Arab Saudi," ujar Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon dalam sebuah pernyataan dari Pakistan Tribe dilansir OnIslam, Selasa (4/8).

Sebagai perwakilan dari PBB, ia merasa sangat terhormat karena warisan dari budaya dan tradisi yang begitu berharga dapat kembali diberikan kepada PBB. Penyerahan ini dilakukan di kantor pusat PBB New York, Amerika Serikat.

Penyerahan kiswah ini diresmikan pada sebuah upacara yang dihadiri Perwakilan Arab Saudi untuk PBB Abdullah Al-Mouallim dan Sekretaris Jendral PBB.

Menurut Mouallim, potongan kiswah pertama kali diberikan Arab Saudi kepada PBB pada awal 1980. Pada 2014, potongan tirai tersebut dikirim kembali ke Makkah dan ditaruh di Indonesian Hall. Potongan tersebut dipasang untuk mengalami pemeliharaan.

Kiswah terbuat dari sutra murni dengan jalinan benang perak yang dilapisi emas. Permadani yang terdiri dari hampir 50 kain hitam yang dirajut menjadi satu ini dihiasi oleh ayat-ayat suci Alquran.

Kiswah ini diganti setiap tahunnya dari Ka'bah pada hari ke-9 bulan Dzulhijah kalender Hijriah. Tanggal tersebut bertepatan dengan saat para jamaah haji meninggalkan dataran Gunung Arafat.

Setelah kiswah tersebut diganti, tirai lama akan dipotong menjadi kecil-kecil dan akan dibagikan kepada pejabat-pejabat asing ataupun organisasi-organisasi dunia. Dulu kiswah memang hanya didistribusikan khusus untuk keluarga yang dikenal sebagai pemegang tirai Ka'bah.

Kemudian, pemerintah Arab Saudi memutuskan membagikan kiswah ke negara-negara Muslim atau lainnya sebagai hadiah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement