Selasa 11 Aug 2015 12:06 WIB

Pengaktifan Reaktor Nuklir Jepang Ditentang Warga

Rep: Gita Amanda/ Red: Ani Nursalikah
Reaktor Nuklir Jepang
Foto: Antara
Reaktor Nuklir Jepang

REPUBLIKA.CO.ID, FUKUSHIMA -- Rencana pengaktifan kembali reaktor nuklir Jepang di Sendai menghadapai banyak penentangan dari warga. Mayoritas warga menentang ide ini setelah bencana nuklir yang dipicu gempa serta tsunami empat tahun lalu.

Seorang juru bicara mengatakan reaktor Kyusu Electric Power akan diaktifkan kembali pada Selasa (11/8). Perlu waktu beberapa hari untuk reaktor mencapai kekuatan penuhnya jika semua berjalan sesuai rencana.

Berdasarkan jajak pendapat, mayoritas publik menentang langkah tersebut. Ratusan orang berunjuk rasa di depan pabrik nuklir di Sendai, termasuk mantan perdana menteri era bencana Fukushima, Naoto Kan. Naoto kini dengan sengit menentang tenaga nuklir.

"Kehidupan manusia dan alam lebih berharga dari ekonomi," kata seorang perempuan muda.

Namun Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berusaha meyakinkan publik dengan menyatakan industri nuklir kini telah aman. Abe mengatakan, hanya reaktor yang telah dibersihkan sesuai standar regulasi paling ketat di dunia yang diizinkan aktif kembali.

Bencana nuklir Fukushima merupakan yang terburuk setelah insiden di Chernobyl 25 tahun sebelumnya. Kebocoran pabrik Daiichi di Fukushima menyebabkan pelepasan bahan radioaktif dan memaksa 160 ribu orang mengungsi dari rumah mereka. Banyak dari mereka yang tak lagi kembali. n Gita Amanda

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement