REPUBLIKA.CO.ID, AMMAN -- Pemerintah Yordania menilai Israel bertanggung jawab atas penodaan dan kekerasan di Masjid Al-Aqsa. Zionis mengizinkan para pemukim ilegal Israel menyerbu dan memasuki kompleks suci umat Islam itu.
"Segala upaya penodaan Tanah Suci oleh tentara Israel adalah ilegal dan barbar. Mereka beraksi merusak situs Islam," ujar juru bicara pemerintah Yordania, Mohamed Al-Momani seperti dilaporkan kantor berita Yordania.
Al-Momani mengatakan, Yordania berupaya sekuat tenaga melindungi Masjid Al-Aqsa. Mereka pun selalu menyediakan sejumlah tentara pengamanan di area tersebut. Bahkan, akan ada penambahan personel dalam waktu dekat agar pengamanan dapat bekerja lebih efisien.
Sementara itu anggota dewan Yordania Yahya Al-Saud menuding pemerintah tidak melakukan langkah cukup untuk mencegah kekerasan di Masjid Al-Aqsa.
Sebelumnya tentara Israel membiarkan segerombolan pemukim ilegal Israel memasuki area Masjid Al Aqsa melalui gerbang Al-Magharbeh, sebelah barat Tembok Ratapan.