Selasa 18 Aug 2015 05:43 WIB

Ribuan Toko di Doha Dirazia, 427 Ton Makanan Basi Dihancurkan

Rep: c 34/ Red: Indah Wulandari
Makanan basi. ilustrasi
Foto: gannet.cdn.com
Makanan basi. ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,DOHA -- Inspektur Kota Doha telah melakukan 2.146 pemeriksaan kontrol kualitas di 3.401 toko ritel makanan selama bulan Juli lalu. Para pejabat mengumumkan hasil pengecekan toko makanan, restoran, dan kafetaria itu pada Senin (17/8).

Inspektur kota mencatat terdapat 75 toko yang melanggar kesehatan dan standar kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah kota. Pihaknya menghancurkan 426.972 kilogram bahan makanan yang dianggap tidak layak untuk dikonsumsi manusia.

Sementara, para pejabat kesehatan yang melakukan 402 inspeksi selama pekan terakhir bulan Juli menemukan 43 outlet melanggar standar kualitas. Sejumlah 236.583 kilogram makanan yang tak layak makanan juga telah dihancurkan.

Dikutip dari QNA, Departemen Kontrol Teknis Kota Doha mengeluarkan pemberitahuan kepada 21 instansi untuk mengosongkan pekerja mereka dari akomodasi yang diambil di lingkungan di mana keluarga berada.

Pemerintah kota juga mengeluarkan 42 pemberitahuan kepada perusahaan untuk mengosongkan tempat mereka. Pemerintah kota juga mengajukan tiga pengaduan polisi dan menerima 28 pengaduan dan menyepakati 20 aduan di antaranya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement