Selasa 18 Aug 2015 22:34 WIB

Para Pemimpin Muslim Serukan Umat Atasi Perubahan Iklim

Rep: c25/ Red: Teguh Firmansyah
 If the Arctic ice melts due to climate change, Indonesia is potentially affected. (illustration)
Foto: en.wikipedia.org
If the Arctic ice melts due to climate change, Indonesia is potentially affected. (illustration)

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Para pemimpin Islam dari 20 negara mengeluarkan deklarasi tentang perubahan iklim pada pertemuan puncak di Istanbul, Selasa (18/8).

Mereka menyerukan kepada 1,6 miliar umat Islam di seluruh dunia, untuk melindungi keseimbangan dunia.

Umat Islam diminta memperhatikan emisi gas rumah kaca, dan dapat bergeser dari bahan bakar fosil ke sumber energi terbarukan.

Dalam pesan yang ditunjukkan ke negara-negara Timur Tengah, mereka meminta kawasan penghasil minyak tersebut untuk menjadi pelopor.

Deklarasi itu dicapai setelah pidato dan diskusi yang digelar selama beberapa hari melibatkan lebih dari 60 peserta dan organisasi.

"Krisis iklim perlu ditangani melalui upaya kolaboratif, jadi mari kita bekerja sama untuk dunia yang lebih baik bagi anak-anak kita, dan anak dari anak kita," kata Din Syamsuddin, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia yang hadir dalam acara itu.

Negara kaya dan negara minyak harus menghapuskan emisi mereka, paling lambat pertengahan abad ini. Mereka juga harus memberi dukungan dalam membantu orang miskin dan menciptakan go green.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement