REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Pemerintah Malaysia menemukan lagi kuburan massal berisi sekitar 24 jasad yang diduga Muslim Rohingya, Myanmar.
Para korban yang dikuburkan di makam tersebut tewas akibat penyiksaan dan kekurangan makanan. Kepala dewan keamanan nasional Malaysia Shahidan Kassim mengatakan, belum mengetahui sejak kapan kuburan massal itu ada.
"Kita tidak tahu berapa lama korban dikubur disini atau jika pernah ada kamp disini," katanya seperti dilansir dari the Independent, Senin (24/8).
Selama ini, wilayah hutan lebat di sepanjang perbatasan Thailand dan Malaysia telah menjadi lokasi transit bagi penyelundup untuk membawa orang-orang ke negara yang mereka tuju.
Penemuan kuburan massal ini bukanlah yang pertama, pemerintah Malaysia sempat mengatakan pada Mei lalu telah menemukan 139 makam serupa. Lokasinya pun sama-sama berada di kamp perbatasan Thailand dan Malaysia.