Jumat, 4 Rajab 1441 / 28 Februari 2020

Jumat, 4 Rajab 1441 / 28 Februari 2020

Hari Ayah : Sosok Ayah Kini Lebih Beragam

Ahad 06 Sep 2015 18:59 WIB

Red: Maman Sudiaman

Pangeran George di pelukan ayahnya, Pangeran William.

Foto:

Fi Hanafiah, Ayah Rumah Tangga

REPUBLIKA.CO.ID, Fi mengaku dia dulunya termasuk orang yang gila bekerja (workaholic) dan sangat mengutamakan karir, sampai akhirnya Ia jatuh cinta dengan seorang gadis asal Melbourne dan kemudian menjadi ayah pada tahun 2010.
 
“Menjadi ayah benar-benar mengubah hidup saya. Saya mulai mempertanyakan mengapa saya bekerja begitu keras, apa tujuannya? Dan akhirnya saya dan Andrea memutuskan untuk menghentikan kehidupan yang sibuk ini dan pindah dari Singapura ke Melbourne untuk membina keluarga yang lebih utuh.
 
Saya menjadi ayah rumah tangga dan saya menikmati setiap detik dari masa kecil Sofie yang saat ini sudah mulai berat untuk digendong dan saya akan sangat merindukan masa-masa menggendongnya.
 
“Pada tahun 2014, Andria dan saya mendapati kalau ada tuntutan yang sangat besar untuk menjadi orang tua asuh di Melbourne. Ada lebih dari 500 anak yang ditempatkan di rumah-rumah perawatan karena sediktinya jumlah orang tuaasuh.
 
Andria meyakinkan saya untuk menghadiri sesi dengan Baptcare dan beberapa bulan kemudian kami dinyatakan layak menjadi orang tua asuh.
 
Kami sejauh ini telah mengasuh 3 anak. Ini merupakan pengalaman membahagiakan yang menyejukan hati, masing-masing anak memiliki kebutuhan unik dan meski telah menjalani peran sebagai seorang ayah selama beberapa tahun, tapi hal itu tidak menjadikan Anda serta merta pakar dalam merawat anak.

Apa artinya menjadi seorang ayah bagi Anda?  Terlepas dari status Anda ayah atau ayah angkat, bagi saya menjadi seorang ayah itu artinya memberikan anak-anak perasaan aman dibawah pengasuhan saya, banyak tertawa dan cinta setiap hari.
 
Apa bagian terbaik menjadi ayah? Ketika saya melihat masalah yang dialami anak angkat saya berhasil diselesaikan, dan anak itu bisa kembali ke keluarga mereka. Hal ini jarang terjadi, karenanya menjadi sangat istimewa jika hal tersebut bisa terjadi. Jika dilihat dari tugas sehari-hari, salah satu hal terbaik menjadi ayah adalah melihat senyuman di wajah anak yang ompong..
 
“Anak-anak tumbuh dengan cepat dan anda harus menyesuaikan gaya pengasuhan secara terus menerus. Saya misalnya  harus belajar mengkombinasikan gaya pengasuhan ala Asia sebagaimana saya dibesarkan dan juga gaya pengasuhan Barat dari pasangan saya."
 
Hari ayah menjadi hal yang lebih semarak dirayakan di Australia ketimbang di Singapura jadi saya sangat senang! Tahun ini saya melihat anak perempuan saya secara sembunyi-sembunyi membuat bingkai foto dan kartu untuk saya. Hadiah yang dibuat sendiri memang tidak ada tandingannya,”

sumber : http://www.australiaplus.com/indonesian/2015-09-06/hari-ayah-sosok-ayah-kini-lebih-beragam/1489646
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA