REPUBLIKA.CO.ID, PAGO PAGO -- Pria terpendek di dunia bernama Chandra Dangi meninggal pada usia ke-75 tahun. Seorang juru bicara di rumah sakit mengatakan, dia meninggal karena penyakit yang dirahasiakan. Namun diyakini dia telah menderita pneumonia.
Seperti dilansir dari Mirror, Senin (7/9), Chandra seharusnya dirawat di Nepal. Tetapi dirinya bepergian 7.500 mil ke Samoa Amerika untuk sebuah acara.
Penyakitnya memburuk dan harus dilarikan ke rumah sakit. Akhirnya ia meninggal di Lyndon B. Johnson Tropical Medical Center di Pago Pago, Samoa Amerika pada 4 September lalu.
Kerabat pria asal Nepal ini mengaku sangat kehilangan pria dengan tubuh terpendek di dunia ini. "Hari ini, sirkus kami dibanjiri air mata karena kehilangan orang terkecil di dunia yang penuh kasih yang biasa disebut Pangeran Chandra," kata temannya, Sujit Dilip yang juga memiliki tempat sirkus.
Chandra dinobatkan menjadi manusia terpendek dan dicatatkan dalam Guinness World Records pada 2012, lalu. Ukuran tubuhnya hanya 21,5 inci. Dia mengalahkan pemegang rekor sebelumnya, Gul Mohammed, dari New Delhi, India dengan ukuran tubuh 22.5 inci.
Chandra berasal dari lingkungan keluarga dan kampung yang miskin. Berkat gelarnya, ia bisa berkeliling dunia dan mengirim uang ke kampung halamannya di Reemkholi, 335 mil barat daya dari Kathmandu.
Chandra awalnya adalah pembuat alas piring dan tali kepala untuk desa. Ia membawa beban beban berat.
Lembaga Guinness World Reords juga menyampaikan rasa belasungkawa atas kepergian Chandra. Sebagai otoritas global dalam rekor prestasi, GWR sangat sedih mendengar meninggalnya pemegang gelar manusia terpendek.
"GWR ingin menyampaikan belasungkawa yang tulus dan sepenuh hati untuk keluarga Dangi di masa sulit ini. Dia akan dikenang selamanya sebagai pemegang rekor ikonik dan luar biasa."