Ahad 13 Sep 2015 15:43 WIB

Serangan Kurdi Tewaskan Polisi Turki

Rep: RR Laeny Sulistiawati/ Red: Teguh Firmansyah
Pendukung Partai Pekerja Kurdistan (PKK).
Foto: Albawaba.com
Pendukung Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

REPUBLIKA.CO.ID, SILVAN -- Milisi Kurdi, Partai Pekerja Kurdistan (PKK) meledakkan sebuah bom mobil di dekat pos pemeriksaan polisi di Distrik Silvan, tenggara Turki, Ahad (13/9). Akibatnya dua polisi tewas dan lima orang lainnya luka.

Seperti dikutip laman Al Arabiya, anggota PKK terus menggempur pasukan pemerintah. Mereka juga melancarkan serangan dengan menggunakan granat peluncur tangan dan senapan di Distrik Silvan, Provinsi Diyarbakir.

Dalam serangan terpisah, PKK juga mengklaim telah melancarkan serangan di Provinsi Hakkari.  Serangan PKK dilakukan saat konvoi kendaraan.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah secara on line pada Ahad (6/9), anggota PKK mengaku telah menghentikan konvoi kendaraan dekat Desa Daglica di Distrik Yuksekova, Provinsi Hakkari.

"Serangan membuat 15 tentara tewas dan sejumlah besar senjata disita," kata pernyataan PKK seperti dikutip Aljazirah.

PKK mulai melancarkan pemberontakan sejak 1984 dan lebih dari 40 ribu orang tewas dalam konflik tersebut. Gencatan sebelumnya pernah disepakati, namun berhenti sejak Juli lalu setelah Turki mengumumkan operasi militer ke Kurdi. 

PKK kemudian disebut sebagai organisasi teroris oleh Turki, Uni Eropa, dan Amerika Serikat.  Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjanji melawan PKK sampai tidak satupun teroris yang tersisa.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement