Kamis 24 Sep 2015 11:58 WIB

Hillary Clinton Berencana Modernisasi Infrastruktur Energi

Rep: Gita Amanda/ Red: Ani Nursalikah
Hillary Clinton
Foto: AP
Hillary Clinton

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton berharap pembangunan pipa Keystone dapat menguraikan agenda untuk membuat perubahan iklim yang sejalan dengan Kanada dan Meksiko. Ia juga berharap dapat mengintensifkan energi bersih.

Seperti dilansir The Guardian, Rabu (23/9), Clinton mengumumkan hal itu sehari setelah komentar menentangnya terhadap pipa kontroversial Keystone XL. Clinton meluncurkan agenda yang lebih komprehensif untuk infrastruktur energi AS yang berusaha mengubah AS menjadi negara adidaya energi bersih di abad 21.

Kandidat Partai Demokrat itu merinci proposalnya pada Rabu (23/9), melalui blognya. Ia juga mendistribusikan lembar fakta dalam kampanyenya.

Rencana Clinton untuk infrastruktur energi di AS akan dimodernisasi melalui serangkaian langkah-langkah. Mulai dari perbaikan atau penggantian jaringan pipa minyak dan gas, hingga risiko kebocoran dan kecelakaan bahan berbahaya.

Clinton menambahkan, recananya akan berinvestasi di masalah keamanan dan ketahanan grid. Ia mengatakan membuat tim penilaian ancaman untuk melindungi dari serangan siber. Gita Amanda

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement