Senin 05 Oct 2015 18:53 WIB

Kakek 71 Tahun Bersiap Ikut Maraton Kelima Tahun Ini

Pelari asal Australia Selatan, Liam Hanna, 71, merupakan satu dari 8 ribu atlet yang akan bertanding dalam event olahraga bergengsi dua tahunan di Australia - Australian Masters Games ke-15 di Adelaide.
Foto: abc
Pelari asal Australia Selatan, Liam Hanna, 71, merupakan satu dari 8 ribu atlet yang akan bertanding dalam event olahraga bergengsi dua tahunan di Australia - Australian Masters Games ke-15 di Adelaide.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Pada usia yang kebanyakan orang sudah mulai lambat bergerak, Liam Hanna (71 tahun) justru tengah bersiap untuk mengikuti kejuaraan marathon yang ke-5 kali nya sepanjang 2015.

Liam Hanna merupakan satu dari delapan ribu atlet yang akan ambil bagian dalam event olahraga utama dan terbesar dalam lansekap olahraga di Australia, Australian Masters Games ke-15. Acara ini akan diselenggarakandi Kota Adelaide, Australia Selatan selama satu pekan mendatang.

 

Hanna memulai kalender kejuaraan marathonnya pada 2015 dengan mengikuti kejuaraan marathon di London pada April lalu, diikuti dengan kejuaraan marathon Master Championships di Lyon,  Agustus lalu sebelum akhirnya pulang ke rumah untuk mengikuti marathon di Adelaide yang menempuh jarak dari Pusat Kota Adelaide hingga ke pantai.

 

Liam Hanna saat ini tengah mempersiapkan diri untuk berlaga dalam 3 pertandingan olahraga di event kejuaraan Australian Masters Games besok. Yakni cabang olahraga lari 5.000 meter dan nomor setengah marathon. Lian Hanna mengakui ini benar-benar tahun yang sangat sibuk baginya.

 

"Di Lyon selama mengikuti kejuaraan marathon internasional saya meraih emas pada kategori tim cross country dan medali perunggu untuk nomor perseorangan 10 ribu meter,” katanya.

 

Liam Hanna mengaku pertama kali mengikuti kejuaraan marathon pada tahun 1980 dan sejak saat itu Ia tidak pernah berhenti menekuni olahraga lari.

 

"Saya berusaha memotivasi orang lain. Kalau masih ada kehidupan yang panjang setelah berusia 50 tahun, dan kesehatan Anda tetap akan baik jika berolahraga, sedikit makan dan lebih banyak bergerak,” katanya.

 

"Saya selalu meningkatkan kegiatan berlari saya, tahun demi tahun,” tuturnya.

 

"Dan kegiatan ini akan membantu tubuh kita. Lari menjaga mood kita tetap positif dan membuat Anda tetap aktif dan saya tidak stres. Saya tidak kenal apa itu stres,” ungkapnya gembira.

 

Kecintaannya pada kebugaran sebagian besar mungkin karena faktor keturunan, mengingat baik ayah maupun saudara laki-lakinya juga merupakan atlet sukses semasa hidupnya.

 

Meski demikian, Liam Hanna mengatakan dia memiliki senjata rahasia untuk mengatasi rasa sakit, yakni alter egonya yang dia sebut 'Zendomorph Star Child'.

 

Zen adalah kekuatan pikiran dan endomorfin adalah hormone yang memberikan Anda semangat alami sementara Star Child atau Bintang Anak adalah tokoh dalam novel fiksi sains karya Novelis Arthur Clarke 2001," katanya.

 

Hanna mengatakan julukan ‘Star Child’ itu bahkan dicetaknya di kaus singlet yang Ia kenakan ketika lari, dan itu membantu dia berhasil melewati garis akhir.

 

"Ketika saya merasa hampir putus asa kelelahan di kilometer ke-39, saya akan menyambungkan kekuatan saya pada energi kosmos dan itu akan membuat kaki-kaki saya kembali berlari,”

 

Setelah melewati enam bulan yang sibuk dengan jadwal kejuaraan marathonnya, Hanna akan mengambil rehat sebentar setelah mengikuti Marathon internasional di Adelaide, sebelum kembali mempersiapkan diri dengan jadwal latihan untuk marathon London berikutnya.

 

Kejuaraan Australian Masters Games ake-15 akan berlangsung hingga Sabtu mendatang, dan diramaikan oleh 49 pertandingan olahraga yang digelar sejumlah lokasi di seluruh Adelaide.

 

sumber : http://www.australiaplus.com/indonesian/2015-10-05/usia-71-tahun-kakek-ini-bersiap-ikut-lomba-marathon-ke5-tahun-ini/1499732
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement