Rabu 07 Oct 2015 11:24 WIB

Topan Mujigae Tewaskan 19 Orang di Cina Selatan

Nelayan menyandarkan kapalnya di Pelabuhan Xingang di Provinsi Hainan akibat Topan Mujigae, Sabtu (3/10).
Foto: AP
Nelayan menyandarkan kapalnya di Pelabuhan Xingang di Provinsi Hainan akibat Topan Mujigae, Sabtu (3/10).

REPUBLIKA.CO.ID, GUANGZHOU -- Topan Mujigae telah merenggut 19 nyawa dan membuat empat orang lagi hilang sejak topan itu memasuki daratan di Provinsi Guangdong di Cina Selatan pada Ahad (4/10), kata pemerintah lokal, Selasa (6/10).

Tujuh orang tewas akibat tornado yang dipicu oleh topan tersebut di Guangdong, tiga di Kabupaten Panyu di pinggiran Guanzhou, dan empat di Kabupaten Shunde di Foshan.

Sebanyak tujuh orang lagi tewas akibat tanah longsor yang dipicu oleh topan itu, termasuk empat orang di Kota Xinyi, satu di Kabupaten Guangning dan dua di Kota Luoding.

Di Kota Zhanjiang, satu orang ditemukan tewas di bawah reruntuhan satu rumah yang ambruk akibat hujan badai, dan tiga nelayan meninggal dalam dua kecelakaan perahu di laut yang dilanda topan.

Empat nelayan lagi masih belum ditemukan setelah perahu mereka tenggelam pada Ahad.

Di Wilayah Otonomi Guangxi Zhuang yang bertetangga, satu orang menemui ajal setelah ia tertimpa pohon yang tumbang akibat diterjang angin puting beliung. Hampir 1,9 juta orang di Guangxi menderita kerugian akibat topan tersebut dan 417 rumah hancur.

Di Provinsi Guangdong, sebanyak 3,5 juta orang terpengaruh, 170.400 orang di antara mereka dipindahkan dari rumah mereka yang rusak.

Sedkitinya 3.374 rumah ambruk dan 282.700 hektare lahan pertanian rusak akibat diterjang topan, kerugian ekonomi langsung diperkirakan mencapai 23,24 miliar yuan (3,65 miliar dolar AS).

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement