REPUBLIKA.CO.ID, COLOGNE -- Seorang calon terkemuka dalam pemilihan wali kota Cologne, Jerman, ditikam dalam sebuah serangan yang digambarkan para pejabat bermotivasi politik.
Henriette Reker, seorang calon independen yang didukung partai Kanselir Angela Merkel Partai CDU, terluka di lehernya dalam serangan yang terjadi hari Sabtu (17/10) waktu setempat. Polisi setempat mengatakan Reker (58 tahun) dalam keadaan stabil, tetapi belum sepenuhnya sembuh.
Para pejabat mengatakan penyerang mungkin menjadikannya sasaran karena perannya dalam mengurusi para pengungsi di kota itu.
Polisi sudah menangkap seorang warga Jerman berusia 44 tahun yang merupakan penduduk kota Cologne. "Pria itu mengatakan kepada para petugas bahwa ia menyerang Reker dengan motif anti-orang asing," kata petugas penyelidik kepolisian Norbert Wagner seperti dilansir BBC.
Tersangka, menurut Wagner, bertindak sendirian dan tidak memiliki catatan pidana sebelumnya.
Para petugas kota mengatakan pemilihan akan terus berlangsung sebagaimana telah direncanakan. Reker sudah menjadi ketua urusan sosial dan integrasi Cologne sejak 2010.
Kanselir Merkel sudah banyak dikecam warga Jerman sejak ia mengizinkan sejumlah besar pengungsi dan migran masuk ke negara tersebut. Pemerintah Jerman mengatakan akan ada 800 ribu orang meminta suaka tahun ini. Tetapi, sebuah laporan yang dibocorkan mengatakan jumlah itu bisa mencapai 1,5 juta orang.