REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Seorang guru di Cina menemukan cara baru mencegah murid-murid di kampusnya datang terlambat. Caranya, setiap mahasiswa terlambat diminta menulis satu karakter huruf Cina yang sangat rumit sebanyak 1.000 kali.
Seperti dilansir laman BBC News, Wang Sijun, dosen di sebuah universitas di provinsi Sinchuan memiliki cara baru menghadapi murid-muridnya yang terlambat ke kelas.
Wang akan meminta mereka yang terlambat menulis karakter tulisan Cina yang disebut "biang", sebanyak seribu kali. Karakter ini terdiri dari 56 sapuan pena.
Memang tak ada arti khusus dari kata tersebut, Wang mengaku terinspirasi pada nama hidangan mie saat mengunjungi Provinsi Shaanxi. Surat kabar Chengdu Economic Daily melaporkan, sejauh ini sudah ada dua murid malang yang menerima hukuman.
Salah satu mahasiswa yang terkena hukuman mengaku hanya mampu menyelesaikan 200 salinan kata. Menurutnya hal itu sangat melelahkan. Pada akhirnya ia meminta Prof Wang mengganti hukuman dan berjanji tak akan terlambat lagi.