Sabtu 14 Nov 2015 08:49 WIB
Serangan Teror Paris

Pemerintah RI Terus Pantau Kemungkinan Korban WNI di Prancis

Rep: Qommarria Rostanti/ Red: Teguh Firmansyah
Polisi Prancis mengenakan tameng berbaris di dekat Bataclan Concert Hall, area tempat salah satu insiden penembakan dan pengeboman terjadi di Paris, Prancis, Sabtu (14/11).
Foto: Reuters
Polisi Prancis mengenakan tameng berbaris di dekat Bataclan Concert Hall, area tempat salah satu insiden penembakan dan pengeboman terjadi di Paris, Prancis, Sabtu (14/11).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dari hasil koordinasi Kementerian Luar Negeri dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris diketahui sampai saat ini belum ada informasi mengenai korban warga negara Indonesia (WNI) dalam insiden penyerangan Paris.

KBRI Paris terus memantau situasi dan koordinasi dengan otoritas setempat untuk mendapatkan info korban.

"Pemerintah Indonesia mengimbau WNI di Paris untuk terus berhati-hati dan menghindari tempat yang dapat menjadi target," ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal dalam keterangan resminya, Sabtu (13/11).

Indonesia, kata Iqbal, mengutuk keras tindakan keji teror yang terjadi di Paris, Jumat (13/11) malam. "Pikiran dan doa kami untuk keluarga korban," kata Iqbal. KBRI Paris membuka layanan informasi dan hotline pada nomor+33 621122109.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement