Rabu 25 Nov 2015 16:39 WIB

Ini Surat Turki ke DK PBB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Teguh Firmansyah
Pesawat Rusia yang ditembak jatuh Turki, Selasa (24/11).
Foto: BBC News
Pesawat Rusia yang ditembak jatuh Turki, Selasa (24/11).

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Turki menulis surat kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (24/11) bahwa mereka telah menembak jatuh sebuah pesawat tak dikenal karena melanggar wilayah udara Turki.

Dalam suratnya kepada 15 anggota DK PBB dan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Duta besar Turki untuk PBB Halit Cevik mengatakan, dua pesawat yang tidak diketahui identitasnya mendekati wilayah udara Turki pada Selasa pagi.

Turki telah memperingatkan pesawat itu sebanyal 10 kali dalam lima menit untuk mengubah arah. Cevik menambahkan, kedua pesawat kemudian terbang lebih dari satu mil ke Turki selama 17 detik.

"Setelah melanggar, pesawat pertama meninggalkan wilayah udara Turki. Sedangkan, pesawat dua ditembak selama berada di wilayah udara nasional Turki. Sementara pesawat F-16 Turki terus melakukan patroli tempur udara di wilayah itu," tulis Cevik dalam suratnya yang dilihat oleh Reuters.

Dia menambahkan, pesawat kedua jatuh ke sisi Suriah di perbatasan Turki-Suriah. Ban mengimbau Turki dan Rusia untuk mengurangi ketegangan.

Ban berharap investigasi yang kredibel dan menyeluruh untuk mengklarifikasi peristiwa tersebut dan membantu mencegah terulang kembali di masa depan.

Dujarric mengungkapkan, Ban mendesak semua orang yang terlibat dalam kegiatan militer di Suriah, terutama serangan udara untuk memaksimalkan langkah-langkah operasional.

Tujuannya untuk menghindari konsekuensi yang tidak diinginkan. Koalisi pimpinan AS terlebih dahulu mengebom militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Suriah dan Irak. Adapun Rusia baru memulai serangan udara di Suriah pada akhir September lalu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement