Senin 07 Dec 2015 17:23 WIB

Ini Alasan Turki Kerahkan Tentara di Irak

Rep: Gita Amanda/ Red: Teguh Firmansyah
Tentara Turki
Foto: Huffington Post
Tentara Turki

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu Senin (7/12) mengatakan, Turki memiliki tugas untuk melindungi tentaranya di wilayah yang dikuasai Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Irak. Menurutnya, tentara Turki di sana hanya untuk melatih dan memberikan nasihat pada rekan Iraknya.

"Ini adalah tugas kami untuk memberikan keamanan bagi tentara kami yang memberi pelatihan di sana," kata Cavusoglu.

Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengatakan pada Ahad (6/12), bahwa kemungkinan Irak akan melapor pada Dewan Keamanan PBB jika Turki tak segera menarik tentaranya dari Irak utara dalam 48 jam.

Abadi mengatakan pengerahan ratusan tentara Turki di Irak tanpa sepengatahuan pemerintah  dan itu melanggar kedaulatan nasional.

Namun dalam wawancara dei saluran televisi Turki, Cavusoglu mengatakan Abadi telah berulang kali meminta dukungan aktif Turki melawan ISIS.

Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rotasi rutin pasukan. Pasukan itu untuk mendukung kamp pasukan Turki yang telah ditetapkan sebelumnya dan berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan Irak.

Namun Menteri Pertahanan Irak Khaled al-Obeidi mengatakan kepada rekannya, penyebaran terbaru pasukan Turki dilakukan tanpa pemberitahuan atau koordinasi dengan Baghdad. Untuk itu menurutnya pasukan tersebut harus ditarik.

Berita Lainnya

Rekomendasi