Kamis 21 Jan 2016 11:45 WIB

Korsel Gandeng Iran dalam Industri Perakitan Mobil

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Karta Raharja Ucu
Warga Korea Selatan menggelar aksi demonstrasi menentang rencana negara Barat menentapkan sanksi minyak terhadap Iran.
Foto: AP/Ahn Young-joon
Warga Korea Selatan menggelar aksi demonstrasi menentang rencana negara Barat menentapkan sanksi minyak terhadap Iran.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Korea Selatan akan meningkatkan hubungan kerja sama dengan Iran pascapengangkatan sanksi, Kamis (21/1).

Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi mengatakan Korsel telah menandatangani kontrak senilai dua miliar dolar AS untuk asuransi pendanaan perdagangan dengan Iran.

Korsel juga akan mengembalikan posisi Iran sebagai negara penerima Dana Kooperasi Pengembangan Ekonominya. Menurut pernyataan kementerian yang dikutip Reuters, Korsel ingin membentuk usaha patungan perakitan mobil dengan Iran.

"Korsel dan Iran akan mengadakan pertemuan tingkat pemerintahan di Teheran pada akhir Februari," ucap dia.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement