Senin 14 Mar 2016 09:33 WIB

Kerry Desak Semua Pihak di Suriah Hormati Gencatan Senjata

Menteri Luar Negeri AS John Kerry
Foto: Reuters/Mohamed Abd El Ghany
Menteri Luar Negeri AS John Kerry

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Menteri Luar Negeri AS John Kerry pada Ahad (13/3) mendesak semua pihak yang berperang di Suriah menghormati kesepakatan bagi dihentikannya permusuhan, sehari sebelum dilanjutkannya pembicaraan perdamaian yang diperantarai PBB di Jenewa.

Kerry mengatakan sebanyak 600 petempur ISIS telah tewas selama serangan koalisi pimpinan AS tiga pekan belakangan di Suriah, dan menegaskan operasi itu akan ditingkatkan. Ia mengeluarkan pernyataan tersebut setelah pertemuan mengenai Suriah dengan timpalannya dari Prancis, Jerman, Italia dan Inggris di Paris pada Ahad.

"Semua pihak harus menghormati (kesepakatan) dihentikannya permusuhan, bekerja sama dalam pengiriman bantuan kemanusiaan, dan menghormati proses perundingan untuk mencapai peralihan politik," kata Kerry dalam jumpa pers bersama timpalannya dari Eropa.

Kerry pada Sabtu mengatakan Washington yakin pertemuan perdamaian yang ditaja PBB bisa dilaksanakan pada Senin meski terjadi pelanggaran gencatan senjata oleh pasukan pemerintah Suriah Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Marc Ayrault mengatakan guna menjamin kredibilitas perundingan (di Jenewa), akses kemanusiaan tanpa hambatan dan gencatan senjata di Suriah harus sepenuhnya dihormati.

Ayrault juga mengatakan pembicaraan Jenewa akan alot tapi harus dipusatkan pada peralihan politik sesungguhnya di Suriah.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement