Selasa 22 Mar 2016 13:45 WIB

Pramugari Misterius Tinggalkan Tas Berisi 30 Kg Kokain

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Teguh Firmansyah
Bubuk kokain.
Foto: WordPress
Bubuk kokain.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Seorang pramugari di Los Angeles, Amerika Serikat (AS) melarikan diri dan meninggalkan tasnya saat menjalani pemeriksaan keamanan di bandara. Saat tasnya digeledah, ditemukan narkoba jenis kokain sebanyak 30 kilogram (kg).

Juru bicara Badan Penindakan Narkoba AS (DEA), Agen Khusus Timothy Massino, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat pemeriksaan acak di bandara internasional Los Angeles pada Jumat (18/3) malam waktu setempat.

"Pramugari ini memiliki jadwal terbang pada Jumat. Ketika pramugari ini tiba di bandara dan melihat adanya pemeriksaan keamanan, dia langsung melarikan diri meninggalkan barang bawaannya yaitu tas tangan," ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Selasa (22/3).

Di dalam tas tangan itu, kata Massino, petugas menemukan narkoba jenis kokain seberat 66 pon atau sekitar 30 kg. Namun, tidak diketahui nama pramugari itu dan maskapai mana yang menjadi tempatnya bekerja.

DEA enggan memberikan keterangan lebih lanjut, dengan alasan penyelidikan masih berlangsung. Kepolisian bandara Los Angeles juga menolak berkomentar.

Baca juga, Pendapatan Bisnis Narkoba Mafia Italia Setara dengan Penjualan Mobil Fiat.

Namun, seorang sumber penegak hukum mengatakan, pramugari telah diidentifikasi oleh penyelidik namun tidak ditangkap pada Senin (21/3) malam.

Laporan media AS lainnya, NBC News, menyebut wanita itu berlari dari teminal bandara Los Angeles setelah berbicara di telepon genggam dalam bahasa yang tidak dikenal petugas bandara. Perempuan itu kemudian berlari tanpa mengenakan sepatu saat melarikan diri melalui eskalator.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement