Ahad 03 Apr 2016 01:18 WIB

Obama: 'Orang Gila' tak Boleh Dapat Bahan Nuklir

Rep: Aldian Wahyu Ramadhan/ Red: Bayu Hermawan
Barack Obama
Foto: VOA
Barack Obama

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden AS Barrack Obama meminta pemimpin dunia untuk berbuat lebih banyak dalam melindungi fasilitas nuklir untuk mencegah 'orang gila' seperti dari kelompok ISIS menguasai persenjataan nuklir atau bom radio aktif.

Saat berpidato di pertemuan Keamanan Nuklir di Washington, Obama mengatakan, dunia menghadapi kegigihan dan ancaman yang terus berubah dari terorisme nuklir meskipun terdapat kemajuan dalam mengurangi risiko tersebut.

''Kita tidak bisa berpuas diri,'' katanya, Jumat (1/4).

Obama mengatakan, tidak ada kelompok yang telah berhasil memeroleh bahan bom itu tetapi al Qaeda telah lema mencari bahan bom tersebut, dan dia menyebutkan tindakan oleh ISIS di balik serangan yang baru baru ini terjadi di Paris dan Belgia yang meningkatkan kekhawatiran yang sama.

''Tidak ada keraguan bahwa jika ini orang gila ini mendapatkan bom nuklir atau bahan nuklir, mereka pasti akan menggunakannya untuk membunuh sebanyak mungkin orang tidak bersalah, hal itu bisa mengubah dunia kita," ujarnya.

Obama menjadi tuan rumah lebih dari 50 pemimpin dunia keempat kalinya dan pertemuan final fokus untuk mengunci bahan bom atom untuk menjaga dalam menghadapi terorisme nuklir, yang dia sebut ''salah satu ancaman terbesar keamanan global'' pada abad 21.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement