Ahad 29 May 2016 22:24 WIB

Pemerintah Irak Rebut Fallujah dari ISIS

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Ani Nursalikah
Tentara Irak dan kelompok syiah bersenjata di kota Ramadi, Irak.
Foto: AP
Tentara Irak dan kelompok syiah bersenjata di kota Ramadi, Irak.

REPUBLIKA.CO.ID, FALLUJAH -- Pemerintah Irak merebut salah satu wilayah kekuasaan ISIS, Fallujah, Jumat (28/5). Kota pertahanan pertama ISIS itu kini berada di tangan tentara pemerintah.

Fallujah terletak dekat kota Karma, 45 km dari Baghdad. Sejumlah besar pasukan tempur elit telah diterjunkan di sana untuk memperkuat pertahanan.

Dilansir BBC, ISIS sempat melawan kembali di Fallujah bagian utara. Serangan tersebut menewaskan sejumlah pasukan pemerintah dalam serangan bom mobil. Sejumlah pasukan juga dilaporkan terluka.

Sementara serangan ISIS di bagian selatan Fallujah digagalkan bantuan helikopter bersenjata. Kota besar Irak yang saat ini masih dikendalikan ISIS adalah Mosul.

 

Pertempuran Fallujah terjadi beberapa hari setelah komandan ISIS di Fallujah, Maher al-Bilawi tewas bersama puluhan militan lainnya dalam serangan udara ISIS.

Karma saat ini berada dalam wilayah yang dikendalikan pasukan pemerintah. Milisi Syiah Irak yang didukung Iran juga ikut dalam pertempuran. Mereka meninggalkan grafiti ucapan terima kasih pada pasukan Iran.

Karma saat ini jadi kota hantu. Tidak ada satu orang penduduk sipil pun terlihat di sana. Sebagian besar gedung-gedung rusak parah. Sekitar 50 ribu warga sipil yang sebelumnya terjebak di kota telah diminta menghindari area.

PBB melaporkan ada orang-orang yang kelaparan di sana dan tewas dibunuh karena menolak bertempur bersama ISIS. Fallujah jatuh ke tangan ISIS pada 2014, saat kebangkitan dan deklarasi pemerintahan ISIS di Irak dan Suriah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement