Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Abu Sayyaf Bebaskan Seorang Sandera Perempuan

Jumat 24 Jun 2016 16:32 WIB

Rep: Gita Amanda/ Red: Teguh Firmansyah

Gerilyawan Abu Sayyaf.

Gerilyawan Abu Sayyaf.

Foto: historycommons.org

REPUBLIKA.CO.ID, DAVAO -- Kelompok militan Filipina, Abu Sayyaf, membebaskan seorang warga Filipina yang menjadi bagian dari empat orang sandera penculikan September lalu. Belum jelas mengapa Abu Sayyaf membebaskan Marites Flor.

BBC News melaporkan, Flor ditangkap pada September lalu bersama dua warga Kanada yang dieksekusi Abu Sayyaf. Belum diketahui mengapa Abu Sayyaf membebaskan Flor, meski Filipina menolak membayar uang tebusan.

Para pejabat Filipina mengatakan Flor telah ditinggalkan di luar rumah seorang politikus. Ia kini sedang menjalani pemeriksaan medis. Satu pria lagi asal Norwegia, Kjartan Sekkingstad, masih ditahan oleh militan di pulau Jolo.

Baca juga, Abu Sayyaf Penggal sandera asal kanada .

Kelompok Abu Sayyaf dalam beberapa pekan terakhir mendesak umat Islam di Asia Tenggara bersatu di bawah kepemimpinan pemimpin Abu Sayyaf, Isnilon Hapilon. Mereka menyerukan serangan yang mereka sebut jihad.
Abu Sayyaf merupakan salah satu kelompok militan terkecil namun paling radikal.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA