Senin 27 Jun 2016 10:04 WIB

Pesawat Singapore Airlines Terbakar di Bandara Changi

Singapores Airlines
Foto: [ist]
Singapores Airlines

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Pesawat Boeing 777-300ER milik maskapai Singapore Airlines terbakar di Bandara Changi, Singapura setelah sempat mengudara selama beberapa jam menuju Milan, Italia, pada Senin (27/6). Insiden pada pesawat yang mengangkut 222 penumpang dan 19 kru itu terjadi pada pukul 06.50 pagi waktu setempat.

Dalam pernyataan resmi, seperti dilansir laman BBC News, Senin (27/6) maskapai Singapore Airlines menyampaikan bahwa tiada penumpang dan kru yang mengalami cidera. “Para penumpang turun dari pesawat melalui tangga dan dibawa ke gedung terminal menggunakan bus.”

Namun, seorang penumpang mengisahkan kejadian yang dialaminya. “Saya baru saja lolos dari kematian. Bahan bakar pesawat Singapore Airlines yang kami tumpangi bocor selama tiga jam di udara dan pesawat harus berputar balik. Saat sampai di Bandara Changi, selagi pesawat mendarat, mesin dilalap api! Kebakarannya besar!,” kata penumpang bernama Lee Bee Yee.

Dia mengaku pengalaman tersebut sangat mendebarkan karena harus menunggu petugas pemadam kebakaran memadamkan api pada mesin selama lima menit. “Mereka menembakkan busa dan akhirnya kebakaran padam. Kami sangat dekat dengan kematian,” tambah Lee.

Maskapai Singapore Airlines mengatakan para penumpang akan dialihkan ke pesawat lain menuju Milan, Italia, pada Senin (27/6). 

Pesawat Singapore Airlines pernah mengalami kecelakaan dalam penerbangan dari Singapura menuju Los Angeles melalui Taipei, pada 31 Oktober 2000. Saat itu, pesawat menabrak peralatan konstruksi di Bandara Taoyuan, Taipei, saat berupaya lepas landas dari landasan pacu yang salah. Kecelakaan itu menewaskan 83 orang dari 179 orang di pesawat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement